Banyak pemilik toko makanan ringan mempunyai masalah yang sama: kacang-kacangan yang lepas dan kacang dalam kantong ditumpuk di rak tanpa penekanan, dan pelanggan lewat tanpa keinginan untuk membeli. Baru-baru ini, sebuahRak display kacangdirancang khusus untuk makanan ringan kacang telah laris manis di pasar grosir. Rak pajangan mur terbuat dari kertas bergelombang tebal sebagai bahan dasarnya, dengan skema warna hijau dan putih yang mencolok. Itu ditempatkan di pintu masuk toko serba ada atau di area makanan ringan supermarket. Jajanan seperti acar paprika, kacang tanah, dan biji melon karamel langsung menjadi fokus visual saat diletakkan di rak pajangan kacang.
Tempat penyimpanan tiga lapis ini dapat sekaligus menampilkan berbagai rasa jajanan kacang, dengan nilai jual produk tercetak di setiap lapisannya, sehingga memudahkan pelanggan untuk memahaminya secara sekilas tanpa memerlukan poster tambahan. Selain itu,rak display kacangadalah struktur lipat yang dapat segera dibuka dan digunakan. Bila tidak digunakan, dapat diratakan dan disimpan, menghemat banyak biaya penyimpanan dan transportasi.
Saat ini rak pajangan kacang ini telah menjadi "standar" bagi banyak merek makanan ringan dan toko offline. Baik itu toko serba ada komunitas, supermarket kampus, atau pajangan pameran, rak pajangan Nut dapat dengan mudah disesuaikan. Menurut masukan dari bos, kacang yang dulunya ditumpuk di rak paling bawah tanpa ada yang melihatnya, kini dipajang di rak pajangan kacang. Pelajar dan pekerja kantoran yang lewat akan dengan mudah mengambil paket, dan tingkat pembelian kembali juga meningkat. Iturak display kacangtidak hanya bisa menampung kacang-kacangan, tapi juga camilan kecil seperti manisan buah-buahan dan daging yang diawetkan. Dapat dianggap sebagai "rak serba guna" sejati dengan efektivitas biaya penuh, tidak heran jika rak ini menjadi artefak pajangan di lingkaran makanan ringan.
